RELEASE: Jadikan TVRI, BBC-nya Indonesia

RELEASE: DPR: Jadikan TVRI, BBC-nya Indonesia

Eksistensi Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI patut diapresiasi di tengah gempuran TV swasta lainnya yang dengan mudahnya meraih pangsa pasar; iklan dan share penonton. Namun demikian, keberadaan TVRI masih harus dikembangkan dan diperkuat agar bisa menjadi BBCnya Indonesia, bahkan melebihi- baik dari segi kualitas, maupun kemampuan finansialnya. Demikian diutarakan Mardani siang ini di DPR.

“Dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) TVRI dan DPR kemarin (Selasa, 29 Mei 2013) jelas menunjukkan kemampuan bertahan TVRI, namun tetap mesti ada langkah-langkah progresif yang konkrit dalam memajukan LPP tersebut.”ujarnya,  

“Kami sangat berharap bahwa TVRI bisa seperti BBC Inggris atau NHK di Jepang. Dapat menyediakan pelayanan berita 24 jam, masyarakat bisa menjadikan TVRI sebagai acuan utama dalam mencari informasi tentang Indonesia, di luar batas-batas kepentingan politis seperti berbagai TV swasta belakangan ini.” Ungkap Mardani.

Diharapkan TVRI dapat memuaskan masyarakat yang ingin dengan cepat mengetahui perkembangan sekitar atau saudaranya di wilayah lain, update informasi bencana misalnya. Juga TVRI diharapkan dapat menyiarkan program-program ‘jualan Indonesia’; keindahan Indonesia, flora-fauna, alam, budaya, kearifan lokal, sehingga Indonesia lebih dikenal di dunia.

Juga, TVRI selayaknya bisa menjadi corong negara dalam memperkuat jati diri bangsa, pendidikan, pembangunan jiwa entreprenuer, leadership skill, serta yang utama pembangunan iman dan taqwa. “Bangsa kita sudah cenderung melupakan iman dan taqwa dalam kesehariannya, TVRI bisa menjadi bagian dalam penguatan dua hal ini.” Lanjut Mardani yang juga jubir DPP PKS.

Selain itu, dalam RDP kemarin juga terungkap keinginan TVRI untuk mengurangi program pengajian. Mardani menyayangkan hal ini.” TVRI tidak layak mengurangi program pengajian, mestinya bisa direvitalisasi dan diperkaya serta ditambah jumlah jam tayangnya. TV lain banyak kok varian acara pengajiannya dan berhasil, mengapa TVRI tidak bisa?” ujarnya.

Dan juga, di tengah stagnansi siaran dan muatan TV yang ada, selayaknya TVRI bisa menjadi TV Pemilu yang adil bagi semua pihak dan mewartakan proses pendewasaan demokrasi kita. “Saatnya TVRI menjadi ice breaker, pioneer/pelopor dalam menyiarkan muatan politik bebas-kepentingan. Muatan politik yang damai dan mendamaikan, sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang kondusif.” Tutup Mardani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s